Kamis, 19 Januari 2017

Program Kehamilan Bagian II

Bismillah, Hi semuaa :)
Saat ini saya mau cerita mengenai Promil saya yg ke 2.
6 bulan setelah saya konsul ke dokter kandungan di Purwakarta, saya masih juga mens!
Sedih banget. Itu berarti bulan ini (bulan Agustus 2016) adalah 1 Tahun pernikahan kami.
Usaha untuk mendapatkan sang buah hati pun kami lakukan dengan cara refreshing ke Yogyakarta pada tanggal anniversary kami.
Lalu setelah pulang dari yogyakarta, kami mulai promil yg ke 2.
Dan pada promil kali ini, saya mencoba untuk ganti Dokter kandungan di Karawang. Dokter tsb atas rekomendasi Teteh (Kakak Perempuan) ipar saya.

Tgl 27 agustus 2016, saya & suami datang ke tempat praktek sang Dokter di Jalan Niaga.
2 pekan sebelum jadwal konsul, saya diharuskan untuk daftar alias booking terlebih dahulu. Konon, Sang Dokter ini pasiennya buanyaaakk..
Dan betul saja, pada saat kami datang pasien sudah berjejer rapi di kursi antrian.

Sebelum masuk ke ruangan Dokter, seorang perawat di kasir meminta saya cek berat badan, tensi darah dan menanyakan beberapa hal. Seperti tujuan konsul, Berapa lama pernikahan, 3 bulan terakhir mens, Tempat kerja suami, Alamat kami, Rekomendasi dari siapa dan beberapa keluhan yg saya rasakan.

2 jam kemudian namaku dipanggil, kami masuk ke sebuah ruangan kecil yg terdapat alat USG dan toilet.
Saya disuruh buka my panty di toilet untuk berganti dengan Rok yg sudah disediakan oleh suster. Ternyata fungsi Rok tsb adalah agar memudahkan suster untuk melakukan usg Transvaginal pada saya.
Ketika saya sudah berganti Rok, saya disuruh berbaring di kasur periksa.
Awalnya saya agak bingung karna si Dokter tidak ada, kami hanya ditemani oleh suster. Eh ternyata ketika saya sudah siap untuk diperiksa, suster mengetuk pintu di sebelah ruangan dan Dokter pun keluar.

Suster memberi aba aba,
"Tarik nafas ya, Bu."
Saat saya menarik napas, Blesss alat usg pun dimasukan ke dalam miss V ku.
Lalu dokter memegang kendali berikutnya. Dokter mengecek rahimku.
"Bersih nih Bu. Gak ada miom dan kista nya. Oke".
Usg pun selesai.

Lalu saya pun berganti pakaian kembali.
Setelah itu saya masuk ke ruangan dokter yg ada di sebelah.
Dokter mengatakan rahim saya No myoma & kista. ALHAMDULILLAAAH.
Lalu Dokter menjelaskan bahwa kehamilan itu bisa terjadi jika seorang wanita sedang mengalami masa subur sehingga waktu yg tepat berhubungan adalah ketika masa subur.
Dokter memberikan contoh "mengapa korban pemerkosaan bisa hamil padahal si korban merasa jijik? Itu karena si korban sedang masa subur sehingga terjadi kehamilan".
"Oh iya juga ya" Pikirku.
Lalu Dokter pun memberikan jadwal masa subur kami yaitu hari ke 11 s/d hari ke 17 dari awal menstruasi.
Dokter pun mengatakan jika selama 4bulan saya masih mengalami menstruasi, maka dijadwalkan datang kembali yaitu pada masa subur bulan Desember.
Dan pemeriksaan pun selesai.
Saya tidak diresepkan obat apapun, begitu juga dengan suami.

Kesimpulan :
Saya rasa, Dokter masih memiliki metode kehamilan yg alami. Jadi Beliau tidak ingin meresepkan obat begitu saja tanpa tahu penyebab pasti dari infertillity kami.

※ Biaya yang dikeluarkan hanya biaya USG Transvaginal sebesar Rp 175,000

2 komentar:

  1. Teh maaf mau nanya, kalau skrng tteh udah isi blm? Kalau udah boleh tau promil dimana ? Makasih

    BalasHapus